Ujung Tombak Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2012 Resmi Dilantik
kpujakarta.go.id- Setelah melalui seleksi administrasi dan tes wawancara, anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang terpilih dilantik di masing-masing Kota. Empat Komisi Pemilihan Umum (KPU) melantik secara serentak pada Jumat (20/1/12) di tempat terpisah.
KPU Kota Jakarta Selatan melantik PPK dan PPS di Gelanggang Olahraga Bulungan, Jakarta Selatan. Hadir lengkap anggota KPU Kota Jaksel dan sejumlah pejabat Jakarta Selatan juga perwakilan parpol serta pemantau.
Pelantikan PPK dan PPS Jakarta Pusat dipusatkan di gedung serbaguna Walikota Jakarta Pusat. Hadir Walikota Jakarta Pusat Saefullah, Muspiko dan Pemantau Pemilu.
Di Jakarta Utara, pelantikan PPK dan PPS di ruang Bahari Gedung Walikota lantai 14. Hadir Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta, Walikota Jakarta Utara, Muspiko dan pimpinan parpol setempat.
Pelantikan PPK dan PPS di Kabupaten Kepulauan Seribu dilaksanakan di aula Kabupaten, Pulau Pramuka, yang dihadiri oleh Bupati dan Muspiko.
Pada pelantikan di Jakarta Utara, Anggota KPU DKI Jamal. F Hasyim mengingatkan, agar petugas PPK dan PPS menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Dan yang paling penting, kata Jamal, seorang anggota PPK dan PPS harus terus menjaga komitmen dan dedikasi yang kuat agar pemilu berjalan sukses. “Di pundak PPK dan PPS sukses pemilu gubernur dan wakil gubernur di pertaruhkan. Karena itu, kami minta petugas-petugas harus gesit dan trampil dalam menjalankan tugas,” tegas Jamal.
Jamal juga menegaskan, usai dilantik anggota PPK dan PPS tidak bisa berleha-leha karena banyak tugas sudah menanti. Dikatakan, sebentar lagi akan ada tugas memutakhirkan daftar pemilih. “Setelah pemutakhiran data pemilih, PPS segera melakukan verifikasi faktual calon perseorangan yang harus mengumpulan KTP dan tandatangan sebanyak 407 ribu orang,” katanya,
Sementara itu, Walikota Jakarta Utara Bambang menyatakan anggota PPK dan PPS harus paham peraturan dan Undang-undang tentang Pemilu agar tidak mudah di intervensi. “Karena itu, harus dibuat tim yang kuat jangan sampai penyelenggara dianggap lemah di mata peserta pemilu,” tegas walikota.
Bambang juga mengingatkan agar anggota PPK dan PPS membiasakan untuk berkoordinasi dengan stake holder, khususnya Pemkot Jakarta Utara karena biar bagaimanapun dalam proses pemilu gubernur masih perlu campur tangan aparat pemerintah.
“Dan yang paling penting laksanakan tugas dengan jujur dan penuh tanggung jawab dan berlakukan adil kepada peserta pemilu,” katanya.
Sementara itu, dari Jakarta Selatan, sejumlah anggota PPK dan PPS meminta walikota Jakarta Selatan untuk memberikan baju seragam. Walikota sendiri memerintahkan para camat dan lurah untuk memperhatikan permintaan anggota PPK dan PPS.( ful/dik)