2016-08-23    17:05:00   Dibaca : 1687 x

DPW PPP DKI BERAUDIENSI DENGAN KPU PROVINSI DKI JAKARTA

Share :
kpujakarta.go.id - KPU Provinsi DKI Jakarta menerima kunjungan Dewan Pengurus Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW-PPP) DKI Jakarta yang dipimpin Abdul Azis, Selasa (23/8) di Kantor KPU DKI Jakarta, Jl. Salemba Raya, Jakarta Pusat. Kunjungan tersebut dalam rangka silaturahmi sekaligus konsultasi  tentang proses pencalon gubernur dan wakil gubernur.

Sebelumnya, KPU Jakarta pernah menerima DPW PPP DKI Jakarta yang dipimpin Abraham Lunggana atau Haji Lulung. Sebagaimana diberitakan, bahwa  PPP terjadi dualisme kepengurusan dari tingkat pusat hingga wilayah antara versi Romahurmuziy dan Djan Faridz.

Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno menjelaskan,  penyelenggara pemilu tidak dalam posisi mengakui  satu pihak serta mengabaikan pihak lain. KPU DKI Jakarta ikut mengakui kepengurusan partai yang diakui KPU-RI.

“Kalau audiensi, KPU akan menerima semua pihak yang berkepentingan menyukseskan pemilu. Menyangkut sosialisasi semua partai kami undang, termasuk yang mengalami dualisme kepengurusan,” kata Sumarno.

Dalam kesempatan itu, Sumarno menginformasikan, telah menerima daftar potensial pemilih pemilu (DP4) dari KPU-RI berjumlah 7,4 juta. Namun setelah disingkronisasi menjadi 8,2 juta.

“Kami akan segera membentuk PPDP untuk coklit agar yang belum  masuk, yang pindah atau meninggal. Setelah itu, jumlahnya bisa bertambah bisa juga berkurang,” katanya.

Dahliah Umar menambahkan, mengenaui dualisme kepengrusan KPU akan berpedoman kepada parpol yang tingkat pusat disahkan oleh kemenkumham. Kepada parpol yang bersengketa, selama belum ada putusan yang berkekuatan hukum tetap (inkracht) KPU akan berpedoman yang terakhir diakui kemenkumham. “Solusi permasalahan dualisme kepengurusan adalah di parpol itu sendiri,” kata Dahliah.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Abdul Azis mengatakan, selain silaturahmi, kujungannya ke KPU DKI adalah ingin mengetahui proses pencalonan dan menyerahkan kepengurusan DPW PPP.