2017-04-18    18:20:00   Dibaca : 424 x

KPU DKI GELAR KONPRES JELANG PEMUNGUTAN SUARA PUTARAN KEDUA

Share :

kpujakarta.go.id - KPU beserta Bawaslu Provinsi DKI Jakarta menggelar Konferensi Pers Persiapan jelang pemungutan suara Yang akan digelar Rabu,19 April 2017.

Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta yang Membidangi Logistik M. Fadlillah menyatakan bahwa logistik siap dan posisinya sudah di Kelurahan dan hari ini bisa diturunkan ke KPPS. Jumlah surat suara sesuai DPT ditambah cadangan 2,5 % dan PSU 2.000 lembar yaitu sejumlah 7.407.106 lembar.

Sedangkan Anggota KPU Provinsi DKI yang Membidangi sosialisasi serta Pemungutan dan Penghitungan Suara Betty Epsilon Idroos menghimbau masyarakat sudah terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) tapi belum mendapat C6 dan tidak sempat meminta ke KPPS agar tetap datang ke TPS dengan membawa identitas seperti E-KTP, surat keterangan (suket) atau identitas lain SIM/Paspor/Buku Nikah/KK).

Sedangkan bagi pemilih pindahan (DPPh), yaitu mereka yang terdaftar dalam DPT tapi terpaksa pindah karena tugas/pekerjaan, sekolah bisa mengurus H-3 dan khusus untuk pemilih yang sakit dan dirawat di RS atau menjadi warga binaan (Lapas-Rutan) dimungkinkan mengurus sampai H-1.

Bagi warga yang dipastikan tidak terdaftar di DPT, masih bisa menggunakan hak pilih dengan membawa E-KTP atau suket ke TPS dan akan dilayani oleh petugas KPPS jam 12 - 13 dengan sistem antrian dan tentunya disesuaikan dengan ketersediaan surat suara. "Bagi pemilih tambahan, apabila besok surat suara habis dan masih ada yang belum terlayani dalam batas waktu tersebut maka dipersilahkan bergeser ke TPS lain sesuai domisili", terangnya.

Betty juga menjelaskan bahwa di TPs akan ditempel contoh suket dari Dibas Dukcapil. Selanjutnya KPU akan melakukan rekap berjenjang mulai dari tingkat kecamatan (20-26 April), lalu KPU Kabupaten/Kota (26-28 April) dan tingkat Provinsi (29 april - 1 Mei). Jika tidak ada sengketa maka KPU akan menetapkan paslon terpilih H+3 dari penetapan rekap hasil penghitungan suara, tapi jika ada gugatan maka akan mengikuti jadual sidang Mahkamah Konstitusi.

Anggota KPU yang Membidangi DPT Moch. Sidik Sabri menambahkan data suket yang dikeluarkan oleh Dinas Dukcapil pada putaran pertama dan kedua, " Data Dukcapil suket yang dikeluarkan di putaran pertama yaitu 84.591, dan untuk kepentingan pilkada sampai 13 April 2017 ada penambahan 54.150 suket. Jadi total ada 138.741 suket yang tersebar. Data ini juga sudah Kami share ke Bawaslu DKI dan Tim Kampanye masing-masing paslon", jelasnya.

Ketua Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Mimah Susanti yang juga hadir dalam kesempatan tersebut menegaskan agar masyarakat Jakarta menolak segala bentuk politik uang baik saat masa tenang maupun pemungutan suara. "Bawaslu menghimbau agar masyarakat Jakarta menolak segala bentuk politik uang baik dimasa tenang maupun saat pemungutan, karena ada sanksi baik bagi pemberi maupun penerima". Ia juga meminta agar seluruh warga datang ke TPS tanpa ada untimidasi atau paksaan dari pihak-pihak tertentu. "Bagi siapapun yang mengetahui   atau menemukan pelanggara. Dilapangan silahkan melapor ke Bawaslu", imbuhnya.

Konferensi pers ditutup oleh Ketua KPU Provinsi DKI Sumarno dengan mengingatkan agar seluruh petugas penyelenggara selalu menjaga integritas, netralitas dan profesionalitas.

Pemusnahan surat suara

Pasca konferensi pers Selasa (18/4) di R. Rapat lantai 2, KPU Provinsi DKI Jakarta selanjutnya memusnahkan surat suara yang terdiri dari surat suara rusak sebanyak 1.592 dan surat suara lebih 5.351 lembar. Sehingga total surat suara yang dimusnahkan adalah sebanyak 6.943 lembar.

Pemusnahan dilakukan di halaman parkir Gedung KPU DKI Jakarta, Jl. Salemba Raya dengan cara dibakar dengan disaksikan oleh Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Tim Kampanye Paslon Nomor Urut 2 dan 3 serta pihak kepolisian dan media.