2017-03-22    15:25:00   Dibaca : 280 x

KPU DKI JAKARTA MENGGELAR TRAINING of TRAINER

Share :

kpujakarta.go.id - KPU DKI Jakarta  menggelar  training of trainer  (ToT) kepada KPU  kabupaten/kota dan panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), di Hotel Lumire, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2017) hingga Rabu (22/3/2017).  Kegiatan tersebut untuk memperbaiki pemahaman dan menyamakan pemahaman yang teknis-teknis, tata cara teknis di lapangan supaya tidak ada lagi  kesalahan seperti pada putaran pertama.

 “Pada putaran pertama masih banyak petugas di lapangan terdapat pemahaman yang salah atau tidak sama.  Kami harapkan melalui ToT ini,  petugas dapat  kembali memahami aturan-aturan yang benar ,” kata Ketua KPU DKI Jakarta.

Peserta ToT yang jumlahnya banyak dibagi ke dalam 6 kelas. Di dalam kelas peserta juga dibagi kembali kedalam kelompok-kelompok.   Dengan demikian, peserta ToT dapat memahami semua aturan yang harus mereka lakukan.

"Pembagian kelas dan kelompok agar lebih efektif sebab sebelumnya dalam bimtek kira-kira 90-100 orang per kelas. Itu mungkin salah satu tidak efektif, pemahamannya yang tidak lengkap. Evaluasi kami maka kelasnya supaya lebih fokus lagi, lebih mudah mencerna materi-materi pentingnya itu, maka jumlah peserta dalam kelasnya kami perkecil," tutur dia.

Materi yang disampaikan dalam bimtek yakni materi yang berkaitan dengan persiapan dan pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara. Sumarno mencontohkan, KPU DKI Jakarta menjelaskan tentang penyebaran C6 atau surat pemberitahuan pemilih, cara dan waktu-waktu untuk melayani berbagai kategori pemilih, baik yang masuk ke dalam daftar pemilih tetap (DPT), daftar pemilih tambahan (DPTb), hingga daftar pemilih pindah (DPPh).

Setelah mendapat materi,  PPK dan  PPS  nantinya menjadi nara sumber dalam bimtek  kepada kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) yang bertugas di tempat pemungutan suara (TPS). "Mereka inilah yang akan menjadi narasumber di bimtek KPPS. Kalau mereka sekarang ini pemahaman teknisnya sudah sama, maka kami berharap dia menyampaikan materi waktu bimtek ke KPPS itu juga sama," terang Sumarno.