2016-08-02    10:50:00   Dibaca : 2082 x

KPU DKI JAKARTA ADAKAN SIMULASI PENERIMAAN BERKAS DUKUNGAN CALON PERSEORANGAN

Share :

kpujakarta.go.id - KPU Provinsi DKI Jakarta benar-benar menganggap serius masalah pencalonan dari jalur perseorangan. Hal ini dibuktikan dengan dilakukannya bimbingan teknis pencalonan perseorangan serta simulasi penerimaan dan penelitian syarat dukungan calon perseorangan yang melibatkan jajaran KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se Provinsi DKI Jakarta.


bimbingan teknis pencalonan perseorangan serta simulasi penerimaan dan penelitian syarat dukungan calon perseorangan ini dilaksanakan sejak hari ini (1/8/2016) dan akan berakhir tanggal 3/8/2016 di Hotel Aston Marina Ancol, Jakarta Utara. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan pemahaman dan pengetahuan yang benar akan tugas dan kewajiban petugas penerimaan dan verifikasi dukungan calon perseorangan, sehingga tidak ada kesalahan pada saat penerimaan dan verifikasi calon perseorangan nanti.


Meskipun Gubernur petahana yang mengklaim sudah mendapatkan dukungan KTP sebanyak lebih dari 1 juta dukungan sudah menyatakan akan menempuh pencalonan dari jalur partai politik, namun tidak menutup kemungkinan adanya calon lain yang menggunakan jalur perseorangan.

Menurut Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, Sumarno sebagaimana diberitakan news.metrotv.newc.com, Awal Agustus, KPU Provinsi DKI Jakarta siap menerima pendaftaran bakal pasangan calon gubernur jalur perseorangan. Sesuai persyaratan, calon perseorangan harus mengumpulkan 532.213 dukungan warga Jakarta.


"Mereka harus menyusun daftar nama pendukung dan diberi lampiran salinan KTP. Penyerahannya dilakukan pada tanggal 3 hingga 7 Agustus di Kantor KPU DKI," lanjutnya.


Sumarno menegaskan, pihaknya akan menunggu hingga tanggal 7 Agustus 2016 bagi mereka yang ingin maju lewat jalur perseorangan. Jika ada dan memenuhi syarat, pihaknya segera menggelar verifikasi administrasi calon perseorangan dan verifikasi faktual.


Pada saat inilah waktu yang tepat untuk memberikan pemahaman kepada seluruh petugas yang terlibat dalam proses pendaftaran dan penelitian dukungan calon perseorangan, sehingga tidak ada kesalahan dalam proses verifikasi.


Simulasi verifikasi dilakukan pada hari Selasa (2/8), dengan membagi alur simulasi menjadi dua alur, yaitu alur verifikasi administrasi dan verifkasi faktual.


Diharapkan dari simulasi tersebut dapat diketahui berapa lama waktu yang diperlukan dalam setiap alur.