2016-06-30    12:10:15   Dibaca : 2080 x

KPU DKI Menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Draft Keputusan

Share :
kpujakarta.go.id – Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno  berkeinginan desain pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tidak sekedar sukses pelaksanaan.  Tapi punya nilai lebih yang tidak terpisahkan dari  kerangka konsolidasi demokrasi di Indonesia.
“Oleh karena itu, kami membutuhkan masukan sebanyak mungkin  dari berbagai pihak agar Pilgub DKI Jakarta berkualitas. Dan dapat memberi pembelajaran bagi demokrasi,” kata Sumarno di hadapan peserta Focus Group Discussion (FGD) penyusunan Draft Keputusan KPU DKI Jakarta, Kamis (30/6).
Peserta Focus Group Discussion (FGD) adalah seluruh KPU Kabutapten/kota beserta para staf kesekretariatan. FGD juga melibatkan Bawaslu DKI Jakarta, PERLUDEM, PPUA PENCA, JPPR, IPC, KIPP dan Puskapol UI sebagai narasumber.
Sumarno berharap melalui FGD  dapat menemukan rumusan peraturan-peraturan sebagai pedoman dalam menjalankan tugas yang aplikatif sehingga mudah dipahami oleh petugas di lapangan. “Tidak ada lagi aturan yang multi tafsir apalagi membuat tafsir sendiri yang berdampak gugatan hukum,” katanya.
Lebih lanjut Sumarno mengatakan, prinsipnya KPU DKI Jakarta ingin memberikan akses  seluas-luasnya kepada masyarakat melalui berbagai inovasi.  Dikatakan, inovasi yang sedang dicoba adalah membuat aplikasi Pilgub dengan harapan masyarakat mendapatkan informasi melalui smartphone.
“Kami ingin banyak inovasi dan gagasan baru yang mempermudah masyarakat mengakses tapi tidak melanggar ketentuan dan peraturan yang berlaku. Oleh karena itu, KPU DKI butuh masukan dari banyak pihak,” pungkasnya.