2016-07-25    15:40:00   Dibaca : 2381 x

KPU DKI JAKARTA GELAR FGD PENYUSUNAN DRAFT KEPUTUSAN

Share :

kpujakarta.go.id -  KPU Provinsi DKI Jakarta menggelar  Focus Group Discussion (FGD) bertajuk, “Penyusunan Draft Keputusan KPU Provinsi DKI Jakarta dalam rangka Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tahun 2017.”  Acara yang berlangsung Senin (25/7) di Hotel Orchardz, Jakarta Pusat tersebut guna mendapatkan masukan dari berbagai pihak  untuk menghasilkan produk hukum berupa surat keputusan yang baik.

Selain  melibatkan jajaran KPU kabupaten/kota se-Jakarta, KPU DKI Jakarta juga mengundang Bawaslu DKI Jakarta dan  LSM yang bergerak bidang pemilu, antara lain Komisi Penyiaran Indonesia Daerah DKI Jakarta,  Pusat Kajian Politik (puskapol) Universitas Indonesia, Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Election Specialist Partnership fot Govermace Reform, Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Jaringan Pendidikan Pemilih Rakyat (JPPR), Pusat Pemilihan Akses Penyandang Cacat (PPUA Penca) dan General Election Network for Disability (AGENDA).

KPU DKI Jakarta membagi FGD kedalam dua bagian, yaitu Dahliah Umar  memimpin bidang kampanye  dan  bidang sosialisasi yang dipimpin Betty Epsilon. Diskusi berlangsung hangat dan dinamis dalam acara tersebut.

Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno berharap, melalui FGD  pihaknya mendapatkan masukan-masukan positif dari berbagai pihak agar pelaksanaan Pilgub DKI Jakarta tahun 2017  berjalan dengan baik. Dia mencontohkan, KPU DKI Jakarta butuh masukan bagaimana cara meningkatkan partisipasi pemilih sesuai target yang dicanangkan KPU pusat sebesar, 70 persen.

“Partisipasi pemilih menjadi salah satu ukuran sukses penyelenggaraan pilgub. Oleh karena itu,  kami berharap mendapat masukan masalah tersebut,” katanya.

Menurut Sumarno, begitu pun masalah kampanye butuh masukan. Dikatakan, KPU DKI juga melibatkan Komisi Informasi Daerah yang tahu persis aturan-aturan penyiaran yang menyangkut kampanye di televisi. Tidak kalah penting, kata Sumarno  keterlibatan pemantau pemilu.

“Semakin banyak pemantau yang turut mengawasi pelaksanaan Pilgub DKI 2017 akan semakin meningkatkan kualitas demokrasi,” pungkasnya.