Kenalkan Sekolah Anti Korupsi, ICW Sambangi KPU Provinsi DKI Jakarta

17-12-2019    12:00:00 Dibaca : 81 x

Kpujakarta.go.id (17/12). Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo, menyambangi Kantor KPU Provinsi DKI Jakarta, jalan Salemba Raya No 15 Jakarta Pusat, pada Selasa 17 Desember 2019. Kedatangan ICW ini dalam rangka mengenalkan Sekolah Anti Korupsi yang digagas ICW sebagai wadah bagi aktifis, dan masyarakat untuk mempelajari pengetahuan mengenai korupsi dan cara pencegahannya. Adnan mengatakan Sekolah Anti Korupsi ini merupakan platform pembelajaran berbasis digital tentang korupsi dan cara-cara pemberantasannya yang dapat dipergunakan semua. “Kami membuka kerjasama kepada semua pihak baik itu kampus, aktifis, LSM, swasta, dan instansi pemerintah termasuk KPU Provinsi DKI Jakarta untuk mencegah korupsi dengan program sekolah anti korupsi ini” pungkas Adnan.

Pada kesempatan yang sama Ade Irawan yang ikut Bersama rombongan ICW menjelaskan dengan gamblang mengenai Sekolah Anti Korupsi ini. ICW mengembangkan format pembelajaran berbasis online, video streaming, yang dapat dipadukan dengan kelas tatap muka dan dikemas dalam modul-modul yang telah disusun sedemikian rupa untuk memudahkan program ini. Saat ini, program ini telah bekerjasama dengan beberapa kampus seperti UNNES, Poltekes Malang, STIT Alkhairiyah, Universitas Malikussaleh, Telkom University, dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten. Bahkan di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten, program ini menjadi salah satu matakuliah wajib bagi mahasiswanya karena di kampus tersebut terdapat matakuliah Pengantar Anti Korupsi. “Program ini dapat menyesuaikan dengan kebutuhan penggunanya, apabila KPU Provinsi DKI Jakarta tertarik untuk melaksanakan program ini untuk lingkungan internal KPU DKI Jakarta kami akan membuat modul yang menyesuikan dengan kebutuhan KPU Provinsi DKI Jakarta” ujar Ade.

Kedatangan ICW disambut oleh Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Betty Epsilon Idroos bersama jajaran Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta dan pejabat structural. Betty mengatakan program Sekolah Anti Korupsi ini sangat bagus. Anggota KPU dan pegawai secretariat baik di KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-DKI Jakarta masih sangat awam mengenai ilmu tentang korupsi ini. Pengetahuan ini tentu akan meningkatkan kompetensi pegawai sehingga dapat meminimalisir kesalahan yang berujung pada temuan dalam pemeriksaan laporan keuangan oleh BPK. “Kami menyambut baik program yang ditawarkan ICW, kami akan bicarakan dengan para komisioner dan sekretaris tentang kemungkinan kerjasama untuk melaksanakan program ini dengan anggaran tahun 2020.” Kata Betty.
File Lampiran :