Sosialisasi Tahapan Logsitik Pemilu 2019, Betty : KPU Perlu Dukungan Pemprov DKI Jakarta dalam Distribusi Perlengkapan Logsitik dan Sarana Gedung Untuk Sortir dan Lipat Surat Suara

06-12-2018    18:30:00 Dibaca : 46 x

Kpujakarta.go.id (06/12) KPU Provinsi DKI Jakarta menggelar Sosialisasi Pelaksanaan Tahapan Logistik Pemilu tahun 2019. Sosialisasi ini diadakan di Hotel Holiday Inn Jl Griya Utama Blok B No 1 Jakarta Utara pada hari ini Kamis, 6 Desember 2018 mulai pukul 13.00 s.d. 17.00. Peserta Sosialisasi berasal dari perwakilan KPU Kabupaten/Kota se_DKI Jakarta, Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Asisten Pemerintahan Pemprov DKI Jakarta, Badan Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta, Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta, dan Dinas Kominfo dan Statistik.

Acara ini dibuka oleh Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Betty Epsilon Idroos. Dalam sambutannya Betty mengatakan pentingnya dilakukan sosialisasi ini agar Stakeholder mengetahui tahapan penting dalam pengelolaan logistik pemilu dan dapat berkontribusi aktif melancarkan tahapan tersebut. Tahapan penting logistik ini antara lain adalah distribusi kelengkapan TPS dari KPU Kabupaten/Kota ke TPS sebelum hari pencoblosan dan dari TPS ke loaksi rekapitulasi penghitungan surat suara di tingkat PPK dan dilanjutkan sampai ke lokasi penyimpanan di masing-masing gudang KPU kabupaten/Kota. “Selain itu KPU Provinsi DKI Jakarta juga membutuhkan dukungan Gedung yang memadai untuk melakukan sortir dan pelipatan surat suara” ujar Betty.

Menanggapi permintaan Betty, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta Ratiyono siap memenuhi permintaan tersebut. “Kita minta kepada kepala Gelanggang sesuai permintaaan Ibu Ketua KPU DKI, agar mulai 10 hari sebelum pemungutan suara sampai dengan 14 hari setelah hari pemungutan suara semua gelanggang di kecamatan digunakan untuk Program Nasional yaitu mendukung kebutuhan Pemilu tahun 2019” pungkas Ratiyono.

Pada sosialisasi ini dipaparkan materi oleh Sunardi dan Nurdin, anggota KPU Provinsi DKI Jakarta. Sunardi menjelaskan 5 prinsip pengadaan perlengkapan pemilu. Prinsip tersebut antara lain adalah tepat jumlah, tepat jenis, tepat sasaran, tepat waktu, tepat kualias, dan efisien. Sedangkan Nurdin menjelaskan perlengkapan yang akan didistribusikan sebelum dan setelah pemungutan suara. Materi sosialisasi dapat di download di https://goo.gl/kApu31

File Lampiran :